Posts

Showing posts with the label Avant-Garde

Resensi Singkat #7: Avant-garde

Image
My Name is Oona Sutradara: Gunvor Nelson Pemain: Oona Nelson Tahun Rilis: 1969 Untuk tipikal film-film pendek avant-garde, My Name is Oona termasuk aneh nan ajaib. Sepanjang durasinya, kurang lebih 10 menit, film ini terus-terusan mengulang kata “My Name is Oona” berulang-ulang yang semakin lama diucapkan semakin cepat sembari. Ketimbang terdengar manis dan lucu, pengucapan tersebut malah terasa semakin lama semakin menekan dan menyeramkan. Lirik tersebut diiringi dengan cuplikan (atau kilasan) cepat adegan-adegan seorang gadis (Oona?) di berbagai tempat dan kegiatan. Film ini bisa bermakna apa saja. Bisa berupa puisi (semacam mantr?) visual. Apakah sekedar pengulangan kata “My Name is Oona” bisa disebut puisi? Tentu saja, kalau Sutardji Calzoum Bachri pun pernah membuat puisi eksperimental semacam Ping Pong , tidak menutup kemungkinan kalimat yang diucapkan berulang-ulang bisa disebut puisi dan memiliki makna tertentu. Apakah ini film pendek ini menyajikan bentuk eksperimental sis...

The Love of Zero

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Robert Florey Pemain: Joseph Marievsky, Tamara Shavrova, Anielka Elter, Captain Marco Elter, Arthur Hurni Tahun Rilis: 1927 Film pendek berdurasi lima belas menit ini memiliki nuansa impresionalisme, cenderung ekspresionisme yang kental. Film ini dibuat cuma dalam waktu satu hari pada bulan Maret 1928 dengan budget $200 (yang terbilang cukup murah bahkan di masa itu). Untuk ukuran film avant-garde , cerita The Love of Zero tidak terlalu membutuhkan pemahaman yang sangat amat mendalam. Seorang aktor pantomim, yang kemungkinan bernama Zero (Joseph Marievsky) jatuh cinta pada Beatrix (Tamara Shavrova) ketika sedang memainkan tambolin. Keduanya memupuk cinta bulan-demi-bulan sampai akhirnya sebuah surat mengharuskan Beatrix berpisah dengan Zero. Takdir membuat Zero dihantui kesendirian yang makin menjadi-jadi. Film pendek ini lebih mengedepankan gaya ekspresionsnya ketimbang konteks (baik yang tersirat maupun tersur...

Ritual in Transfigured Time

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Maya Deren Pemain: Rita Christiani, Maya Deren, Anaïs Nin, Frank Westbrook Tahun Rilis: 1946 Sebelumnya saya tidak terlalu dengan sutradara wanita yang satu ini. Saya hanya pernah membaca namanya di sebuah artikel sebagai salah satu sutradara avant-garde era 40-50-an yang pernah mengkritik keras monopoli Hollywood terhadap perfilman Amerika. Ritual in Transfigured Time adalah salah satu film avant-garde besutan Maya Daren. Maya Deren menyutradari, menulis, sekaligus mengedit film-filmnya sendiri. Layaknya film-film avant-garde pada umumnya, Ritual in Transfigured Time memiliki level surrealisme yang tinggi. Film pendek ini tidak seperti film bisu di zamannya. Tidak ada backsound atau score sama sekali–bisu total. Saya yakin tidak semua penonton mampu menangkap jalinan cerita yang ada dengan tepat. Dan sepertinya Maya Daren sendiri mempersilahkan penontonnya menerjemahkan karyanya sesuai versi masing-masing s...