Posts

Showing posts with the label Bagus

Hermano

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Marcel Rasquin Pemain: Fernando Moreno, Eliú Armas, Beto Benites, Gonzalo Cubero, Marcela Girón, Alí Rondon Tahun Rilis: 2010 Judul Internasional: Brother Pada dasarnya film-film tentang olahraga selalu luput dari minat saya. Kebanyakan dari film-film tersebut selalu berada pada daftar yang tidak terlalu menarik untuk ditonton bagi saya. Bukan berarti saya tidak pernah menonton film-film tentang olahraga. Bukan berarti film-film olahraga selalu buruk hasilnya. Malah, bukan berarti saya tidak suka sama sekali dengan film-film semacam ini. Yang membuat saya tidak terlalu tertarik adalah stereotipe dan kecenderungan film-film semacam ini untuk menjadi terlalu formulaik. Dari sekian banyak film dari berbagai penjuru dunia yang dikirim untuk kategori Best Foreign Language Oscar 2011 kelak, sejauh yang sudah saya tonton, ada dua film tentang sepak bola. Yang pertama dari Korea Selatan, A Barefoot Dream , ...

Easy A ; emma stone

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Will Gluck Pemain: Emma Stone, Penn Badgley, Amanda Bynes, Thomas Haden Church, Patricia Clarkson, Cam Gigandet, Lisa Kudrow, Malcolm McDowell, Alyson Michalka, Stanley Tucci Tahun Rilis: 2010 Sudah jadi rahasia umum kalau menjadi jalang adalah salah satu cara yang paling umum untuk mendapatkan popularitas instan. Tidak perlu contoh dan bukti lagi rasanya. Di Easy A ini, Emma Stone, dalam debutnya sebagai aktris sentral, malah memerankan gadis sekolahan yang berpura-pura menjadi jalang. Semua kasus di film ini bermula dari kebohongan kecil Olive Penderghast (Emma Stone), seorang siswi SMA yang biasa-biasa saja dengan reputasi yang biasa-biasa juga. Olive berbohong pada satu-satunya temannya di sekolah, Rhi (Alyson Michalka), bahwa akhir pekan kemarin dia baru saja menyerahkan V-Card -nya (bahasa gaul untuk “virginity”) pada seorang pria kuliahan. Padahal kenyataannya, Olive menghabiskan akhir pekann...

Krámpack coming-of-age, sexual confusion, dan sexual awakening

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara : Cesc Gay Pemain: Fernando Ramallo, Jordi Vilches, Marieta Orozco, Esther Nubiola, Chisco Amado, Ana Gracia, Myriam Mézières, Muntsa Alcañiz, Mingo Ràfols, Pau Durà, Eduardo González, Gaelle Poulavec, Jesús Garay, Eloi Yebra Tahun Rilis: 2000 Judul Internasional: Nico and Dani Nico and Dani membawa kisah seputar coming-of-age , sexual confusion , dan sexual awakening dengan pendekatan yang mengingatkan pada Éric Rohmer. Film ini bercerita tentang Nico (Jordi Vilches) dan Dani (Fernando Ramallo), sesuai dengan judulnya, dua sahabat-sangat-akrab yang menghabiskan musim panas berdua di rumah pantai milik keluarga Dani. Keduanya 17 tahun. Keduanya perawan. Dan keduanya sama-sama berada dalam fase “bingung” atas sisi seksual tubuh mereka tetapi penasaran untuk “menjelajahi” detil-detilnya. Sebelumnya, saya peringatkan resensi di bawah ini tidak untuk 18 tahun ke bawah. Krámpack , judul nat...

Black Death

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Christopher Smith Pemain: Eddie Redmayne, Sean Bean, Carice van Houten, Kimberley Nixon, David Warner, John Lynch, Tim McInnerny, Andy Nyman, Johnny Harris, Tygo Gernandt, Jamie Ballard, Emun Elliott, Daniel Steiner, Nike Martens Tahun Rilis: 2010 Black Death diketagorikan ke dalam genre horror. Tapi bukan dalam level horror-horror modern konvensional. Bahkan film ini tidak berlatar dunia modern, dan juga tidak memberikan horror (atau teror) modern. Film ini munyuguhkan horor tua dengan pendekatan-pendekatan modern. Ketika hampir semua horror di era modern ini bertumpu pada setting modern pula, Black Death menyuguhkan kisah berlatar abad ke-14, pada masa kegelapan ( dark ages ) Eropa, tahun 1348 tepatnya. Era dark ages ini, simpelnya, merupakan masa di mana gereja-gereja menguasai daratan Eropa. Para bishop (uskup) memegang mengatur pemerintahan. Dan jangan bayangkan kota-kota Eropa yang indah...

The King's Speech;The Accidental Billionaires;The Social Network

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: David Fincher Pemain: Jesse Eisenberg, Andrew Garfield, Justin Timberlake, Brenda Song, Armie Hammer, Josh Pence, Max Minghella, Rashida Jones, Joseph Mazzello, Rooney Mara, Dustin Fitzsimons, Patrick Mapel, Douglas Urbanski, Wallace Langham, Dakota Johnson, Malese Jow, Denise Grayson, Trevor Wright Tahun Rilis: 2010 Film ini diadaptasi dari buku The Accidental Billionaires karya Ben Mezrich. Dari segala sudut pandang materi, entah itu hukum, legal, strategi bisnis, intelekual, teknologi informasi, dan tetek bengek lainnya, yang dihadirkan di The Social Network , saya lebih memilih menikmati film ini melalui sudut pandang yang paling mendasar: Ego dan kehidupan sosial. Pembukaan film ini, adegan di mana Mark Zuckerberg perang mulut dengan pacarnya (Rooney Mara), sudah cukup menegaskan sudut pandang mendasar yang saya maksud tersebut. Siapa yang mau bermesraan menggunakan logika? Adegan tersebut be...

Flickan som lekte med elden

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Daniel Alfredson Pemain: Michael Nyqvist, Noomi Rapace, Tehilla Blad, Lena Endre, Peter Andersson , Per Oscarsson, Sofia Ledarp , Yasmine Garbi , Georgi Staykov, Annika Hallin , Tanja Lorentzon, Paolo Roberto, Johan Kylén , Magnus Krepper, Ralph Carlsson , Micke Spreitz , Anders Ahlbom Tahun Rilis: 2009 Judul Internasional: The Girl Who Played with Fire Film ini diadaptasi dari novel Flickan som lekte med elden karya Stieg Larsson . Lisbeth Salander adalah sebuah teka-teki besar trilogi ini. Di film sebelumnya, The Girl with the Dragon Tattoo , Lisbeth Salander (Noomi Rapace) unjuk gigi untuk yang pertama kalinya seputar kemampuan hackingnya dengan membantu seorang wartawan, Mikael Blomkvist (Michael Nyqvist), menyelesaikan sebuah kasus. Di film itu, Lisbeth Salander juga memamerkan trademarknya : sebuah tato naga besar di punggungnya. Di film pertama juga diperkenalkan sekilas latar belakang ...

Želary

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Ondřej Trojan Pemain: Anna Geislerová, György Cserhalmi, Jaroslava Adamová, Miroslav Donutil, Jaroslav Dusek, Iva Bittová, Ivan Trojan, Jan Hrusínský, Anna Vertelárová, Tomás Zatecka, Ondrej Koval, Tatiana Vajdová, Frantisek Velecký, Viera Pavlíková, Juraj Hrcka Tahun Rilis: 2003 Jerman sudah menjajahi Eropa. Di Cekoslovakia, Gestapo (sebuah pasukan khusus Jerman) adalah momok utama bagi pelakon-pelakon gerakan resistensi. Adalah Eliška (Anna Geislerová), seorang skolar medis yang diam-diam mendukung gerakan resistensi, terancam keamanannya. Maka ia perlu diamankan ke pelosok sana. Adalah Joza (György Cserhalmi), seorang pria dusun yang sebelumnya terselamatkan nyawanya karena donor darah dari Eliška, yang bersedia menampung gadis metropolit itu. Maka, Eliška diberi identitas baru: Hana Hanulka. Tapi dusun adalah dusun, dan sinetron (juga FTV) sudah seringkali mengajarkan bahwa gadis metropolit t...

De Tweeling

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Ben Sombogaart Pemain: Ellen Vogel, Gudrun Okras, Thekla Reuten, Nadja Uhl, Julia Koopmans, Sina Richardt, Betty Schuurman, Jaap Spijkers, Roman Knizka, Margarita Broich, Ingo Naujoks, Barbara Auer, Jeroen Spitzenberger, Hans Somers, Hans Trentelman Tahun Rilis: 2002 Judul Internasional: Twin Sisters Diangkat dari novel The Twins karya Tessa de Loo. Pada era postmodern di mana moralitas adalah sebuah relativitas, perang tak lagi dipandang sebagai kubu hitam dan kubu putih, korban dan kriminal, atau kawan dan lawan. Maka moral perang adalah hal yang relatif, cenderung sulit dihakimkan. Ketika sebuah karya sudah berani menghakimi moral perang niscaya, setidaknya bagi saya, turun derajatnya. (Kata-kata “turun derajat” ini pun sungguh tak posmo). Tersebab kerelativitasan itulah agaknya sulit menentukan kepostmodernan moral dalam sebuah karya bernafas perang. Mungkin pemikiran semacam itulah yang melatarbelaka...

עץ לימון (Etz Limon)

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Eran Riklis Pemain: Hiam Abbass, Ali Suliman, Rona Lipaz-Michael, Doron Tavory, Tarik Kopty, Amos Lavi, Amnon Wolf, Liron Baranes, Smadar Jaaron, Danny Leshman, Ayelet Robinson, Amos Tamam, Loai Nofi, Hili Yalon, Makram Khoury Tahun Rilis: 2008 Judul Internasional: Lemon Tree Judul Arab: شجرة ليمون Konyol memang. Salma Zidane (Hiam Abbass), seorang janda yang tinggal di West Bank (semacam area perbatasan Israel-Palestina), mati-matian berjuang mempertahankan kebun lemonnya yang bakal digusur. Padahal pihak penggusur, pemerintah Israel, sudah menjanjikan kompensasi (entah besar atau kecil, tidak disebutkan) sebagai pengganti kebun lemonnya. Alasan penggusurannya pun bisa dibilang konyol-tak-konyol: seorang Menteri Pertahanan Israel (Doron Tavory) baru saja pindah di sebuah rumah di seberang kebun lemon milik Salma (di wilayah Israel). Kebun Lemon salma yang sebegitu lebatnya dicurigai menganggu keamanan...

Orlando

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Sally Potter Pemain: Tilda Swinton, Quentin Crisp, Billy Zane, Jimmy Somerville, John Wood, John Bott, Elaine Banham, Anna Farnworth, Sara Mair-Thomas, Anna Healy, Dudley Sutton, Simon Russell Beale, Matthew Sim, Charlotte Valandrey, Toby Stephens, Oleg Pogodin, Heathcote Williams, Thom Hoffman, Sarah Crowden, Lol Coxhill Tahun Rilis: 1992 Diangkat dari novel Orlando: A Biography karya Virginia Woolf. Mungkin Orlando (Tilda Swinton) termasuk salah satu manusia sempena, itu pun jikalau benar-benar nyata adanya. Ia bersyafaat untuk menggarami masa berbagai jaman. Pun turut merasa hidup dengan dua kelamin berbeda; jejantan dan perempuan. Jelas sekali, salah satu novel termasyhur Virginia Woolf ini merupakan studi masa, kelamin, dan keberadaan insani. Orlando bukan tentang plot, ataupun konflik, melainkan lebih berupa studi insani: Apa bedanya dilahirkan sebagai perempuan atau kebalikan? Lelaki tak akan ta...

The Madness of King George

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Nicholas Hytner Pemain: Nigel Hawthorne, Helen Mirren, Ian Holm, Rupert Graves, Amanda Donohoe, Rupert Everett, Julian Rhind-Tutt, Julian Wadham, Jim Carter, Geoffrey Palmer, Charlotte Curley, Anthony Calf, Matthew Lloyd Davies, Adrian Scarborough, Paul Corrigan Tahun Rilis: 1994 Kalau The King's Speech bercerita tentang calon raja pesakitan yang segan naik tahta, pendahulunya ini berkisah tentang raja tua pesakitan yang enggan turun tahta. Manakalah di King's Speech simpati penonton timbul akibat tingkah bodoh sang calon raja yang sudah lebih dulu memandang rendah potensi dirinya, di film ini si raja dianggap bodoh malah karena menghancurkan segala yang ia punya. Di awal saja film sudah dihadapkan pada kehancuran kekuasan Raja George III (Nigel Hawthorne) atas Amerika yang semula di bawah tekuk lututnya. Belum lagi putranya, Prince of Wales (Rupert Everett) makin lama makin tak sabaran ingin berta...

時をかける少女, Toki o Kakeru Shōjo

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Mamoru Hosoda Tahun Rilis: 2006 Judul Internasional: The Girl Who Leapt Through Time Film ini dibuat berdasarkan novel Toki o Kakeru Shōjo karya Yusataka Tsutsui. Film ini bukan benar-benar adaptasi dari novel keluaran tahun 1967 yang sudah pernah diadaptasidua kali itu (empat kalau adaptasi televisi dihitung juga). Mungkin The Girl Who Leapt Through Time ini bisa dibilang sequel dari novel itu. Apalagi tokoh utama novel tahun 1967 itu muncul di film ini sebagai tante dari si protagonis. Saya belum pernah membaca novel klasik itu. Melihat wujud fisiknya dengan mata kepala sendiri pun belum. Tapi berdasarkan sumber-sumber sintkat di internet bisa dibilang kalau intisari cerita yang ditawarkan anime ini kurang lebih sama denga novel klasik itu. Film ini bercerita tentang persahabatan si tomboy Makoto dengan dua pejantan di sekolahnya, si Chiaki yang selengekan dan si Kousuke yang cool . Film ini berkuta...

秒速5センチメートル: アチェインオブショートストリーズアバウトゼアディスタンス, Byōsoku Go Senchimētoru: a chein obu shōto sutorīzu abauto zea disutansu

Image
TULISAN INI MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER! Oleh: Rio Johan (Rijon) Sutradara: Makoto Shinkai Tahun Rilis: 2007 Judul Internasional: 5 Centimeters Per Second / Centimeters Per Second: a chain of short stories about their distance 5 Centimeters Per Second , atau 5 sentimeter per detik, adalah ukuran kecepatan kelopak bunga sakura jatuh ke tanah. Secara analitik, kecepatan merupakan hasil bagi antara jarak dengan waktu. Dengan kata lain jarak dan waktu merupakan variabel yang paling menentukan angka 5 sentimeter per detik, kecepatan jatuhnya kelopak sakura ke tanah. Jarak dan waktu merupakan komponen penting dalam animasi yang dibagi menjadi tiga babak ini. Jarak dan waktu tersebut merupakan esensi utama bagi kisah cinta antara Takaki dan Akari. Keduanya dipertemukan di elementary school (kurang lebih SD). Keduanya langsung dekat akibat kesamaan nasib yang diderita. Keduanya juga harus dipisahkan oleh nasib ketika orang tua Akari diharuskan pindah tugas. Saat SMP (atau kira-kira SMP...

Resensi Singkat #14: Short Animations

Image
Geri's Game Sutradara: Jan Pinkava Tahun Rilis: 1997 Tipikal Pixar, Geri's Game berhasil menggelitik tanpa perlu memaksakan diri. Dengan cerita sederhana, tentang seorang pria tua yang sedang bermain catur di taman melawan musuh terbesarnya – dirinya sendiri. Saya tidak mau ber spoiler , kalau bingung dengan sinopsis super singkat yang saya beri, silahkan puaskan dengan nonton sendiri. Seperti kebanyakan animasi CGI Pixar lainnya, yang memang sudah makanan sehari-hari Pixar, pesona Geri's Game adalah bagaimana animasi ini dibuat dengan sangat memanfaatkan sumber dayanya. Dengan tekonlogi komputer masa itu, sekalipun tidak seberapa apabila dibandingkan dengan Pixar yang sekarang, Geri's Game cukup mampu menangkap setiap momennya. Setiap humornya. Dan setiap jenakanya. Mungkin Geri's Game masih jauh dari pencapaian terbaik Pixar, setidaknya karya kecil ini tidak kehilangan pesona Pixar yang mampu melebarkan senyum para penggemar. Bunny Sutradara: Chris Wedge ...